Pengertian

Manajemen adalah seni menyelesaikan pekerjaan melalui orang lain. Definisi Mary Parker Follet ini berarti bahwa seorang manajer bertugas mengatur dan mengarahkan orang lain untuk mencapai tujuan organisasi.

Ricky W. Griffin mendefinisikan manajemen sebagai sebuah proses perencanaan, pengorganisasian, pengkoordinasian, dan pengontrolan sumber daya untuk mencapai sasaran secara efektif dan efesien. Efektif berarti bahwa tujuan dapat dicapai sesuai dengan perencanaan, sementara efisien berarti bahwa tugas yang ada dilaksanakan secara benar, terorganisir, dan sesuai dengan jadwal. Manajemen belum memiliki definisi yang mapan dan diterima secara universal.

Screenshot-3

Adapun proses manajemen meliputi tahapan berikut.

  1. Planning (Perencanaan)
    Perencanaan adalah merumuskan apa yang dibutuhkan oleh organisasi dan bagaimana untuk mencapai tujuan tersebut. Proses perencanaan ini pada dasarnya, meliputi 3 kegiatan utama, yaitu merumuskan tujuan yang akan dicapai oleh perusahaan, merumuskan strategi yang menyeluruh untuk mencapai tujuan yang ingin dicapai oleh perusahaan, dan merumuskan langkah-langkah perencanaan untuk mengimplementasikan strategi perusahaan.

  2. Organizing (Pengorganisasian)
    Pengorganisasian merupakan proses manajemen yang menetepkan cara terbaik dalam mengatur sumber daya dan aktivitas suatu organisasi menjadi suatu struktur yang logis.

  3. Directing (Pengarahan)
    Para manajer memiliki kekuatan untuk memberi perintah dan mengharapkan hasil. Adapun pengarahan (directing) mencakup berbagai aktivitas yang rumit. Ketika melakukan directing, manajer bekerja untuk mengarahkan dan memotivasi karyawan untuk memenuhi tujuan perusahaan. Salah satu bentuk directing adalah mendengarkan keluhan karyawan, memberi respons dengan segera baik pada karyawan maupun perusahaan.

  4. Controling (Pengendalian)
    Pengendalian merupakan proses manajemen untuk memonitor kinerja organisasi untuk menjamin proses berjalan sesuai tujuan. Setiap pimpinan perusahaan harus benar-benar memperhatikan permasalahan yang menyangkut biaya dan kinerja.

Secara umum dapat dijelaskan walaupun fungsi manajer adalah meliputi semua aktivitas perencanaan, pengorganisasian, pengarahan , dan pengawasan, namun tidak setiap manajer memiliki derajat atau tingkatan tanggung jawab yang sama terhadap aktivitas-aktivitas tersebut.

Tingkatan Manajemen

Pada dasarnya manajemen mempunyai sebuah tiga dalam perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan juga pengendalian. Dilihat dari tingkatan manajemen, maka dapat dibagi menjadi tiga kelompok:

 

 

1.Manajemen Puncak

Yang mana biasanya terdiri atas direksi, CEO, GM atau General Manager yang biasa disebut dengan Presiden Direksi. Manajemen puncak ini punya peran utama sebagai:

  • Menentukan rencana, tujuan, dan juga kebijakan perusahaan
  • Bertanggungjawab atas semua manajemen yang ada dibawahnya
  • Memobilitas sumber daya perusahaan tersedia
  • Bekerja dari pemikiran, perencaan baru memutuskan
  • Mempersiapkna rencana jangka panjang
  • Mempunyai wewenang serta tanggungjawab maksimal
  • Memerlukan ketrampilan serta konseptual yang paling bagus

2.Manajemen Tingkat Menengah

Yang mana berada dalam tengah-tengah dari hierarki sebuah perusahaan. Manajemen ini bertanggungjawab atas segala pelaksanaan rencana yang mana sudah ditentukan oleh manajemen puncak.

Biasanya terdiri atas Kepala Departemen, Manajer Cabang, Junior Executive. Adapun tugas serta peran manajemen tingkat menengah ini adalah:

  • Menjalankan semua perintah, kebjakan, serta rencana yang telah disusun oleh manajemen puncak.
  • Memberikan saran serta rekomendasi kepada manajemen puncak.
  • Mengkoordinasikan seluruh aktivitas dari semua departemen
  • Berkomunikasi dengan manajeme puncak serta mnajemen yang ada dibawahnya
  • Mempersiapkan rencana dalam jangka pendek
  • Mempunyai wewenang serta tanggungjawab yang terbatas karena perantara manajemen puncak dengan manajemen yang ada dibawahnya
  • Bertanggungjawab secara langsung dengan CEO serta Dewan Direksi perusahaan

3.Manajemen Lini Pertama

Merupakan tingkatan manajemen terendah dalam sebuah perusahaan, yang mana memimpin serta melakukan pengawasan terhadap tenaga operasional serta tidak membawahi manajer lainnya.

Yang biasanya terdiri atas mandor serta pengawa yang telah dipilih oleh manjer tingkat menengah. Manajemen tingkat ini mempunyai aktivitas berupa:

  • Mengarahkan setiap karyawan
  • Mengembangkan moral kepada para karyawan
  • Menjaga hubungan baik anatara manajemen tingkat menengah serta karyawan
  • Menginformasikan keputusan yang diambil oelh manajemen diatasnya kepada para karyawan
  • Lebih banyak menghabiska waktunya untuk mengendalikan serta mengarahkan karyawan
  • Menysusn rencana harian, mingguan serta bulanan, akan tetapi tidak dalam jangka panjang
  • Mempunyai wewenang yang sangat terbatas, akan tetapi punya tanggungjawab penting.

 

sumber:
https://id.wikipedia.org/wiki/Manajemen
http://mdr-manajemen.blogspot.co.id/2013/11/proses-manajemen.html
http://rocketmanajemen.com/3-tingkatan-level-manajemen/
Advertisements